Penyerahan inovasi tersebut disambut hangat oleh Bapak Kepala Desa Sipodeceng, Naming Pallajareng, S.IP., beserta jajaran perangkat desa, serta disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Desa Sipodeceng yang turut hadir menyaksikan langsung pemaparan dan demonstrasi berbagai inovasi yang ditampilkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Sipodeceng pada tanggal 3 Agustus 2026, dan berlangsung dengan lancar serta penuh kehangatan, ditandai dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan warga mengenai manfaat serta cara penggunaan masing-masing inovasi.
Berbagai inovasi tersebut lahir dari proses observasi mendalam yang dilakukan sejak awal masa pengabdian, di mana mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin melakukan pemetaan kebutuhan riil masyarakat Desa Sipodeceng, baik dari aspek pelayanan administrasi, kesehatan, lingkungan, hingga pemanfaatan sumber daya lokal yang belum tergarap secara optimal. Hasil observasi tersebut kemudian diselaraskan dengan disiplin ilmu yang dimiliki oleh masing-masing mahasiswa, sehingga lahirlah rangkaian inovasi yang aplikatif, sederhana, dan mudah diadopsi oleh masyarakat desa.
Adapun berbagai inovasi yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Sipodeceng antara lain: 1) Alat Pengukur Tinggi Badan Digital, yang dirancang untuk mempermudah proses pemantauan tumbuh kembang anak dalam upaya pencegahan stunting; 2) Barcode Informasi Layanan Administrasi, guna mempercepat dan mempermudah akses masyarakat terhadap informasi pelayanan di kantor desa; 3) Sekam Bakar, sebagai solusi pemanfaatan limbah pertanian menjadi media tanam yang ramah lingkungan; 4) Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah, yang mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis; 5) Pupuk Organik Cair dari limbah dapur, sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi sampah organik; 6) Spray Anti Serangga dari daun mangga dan serai, sebagai alternatif alami dan aman pengganti insektisida kimia; serta 7) Puding Sedot Anti Stunting dari daun kelor dan jagung, yang diformulasikan sebagai camilan bergizi tinggi untuk mendukung pemenuhan gizi balita dan anak-anak di Desa Sipodeceng.
Melalui rangkaian inovasi ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan Desa Sipodeceng, sekaligus menjadi bekal pengetahuan dan keterampilan baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.